Kebiasaan membersihkan gusi dapat terus berlanjut hingga gigi mulai muncul. Bila gigi sudah mulai banyak yang tumbuh, alat yang dipakai untuk membersihkan gigi bisa diganti dengan sikat gigi. Tapi perlu diingat, biasanya gigi yang lebih dulu muncul adalah bagian depan. Gusi bagian belakang tetap harus dibersihkan menggunakan kasa steril.
Hal itu dikarenakan sejak usia 6 bulan bayi mulai diberikan makanan pendamping ASI di mana biasanya makanan bisa tertinggal di gusi bagian belakang. Bila tidak dibersihkan, makanan yang tertinggal bisa menjadi tempat tumbuhnya bakteri yang memengaruhi kesehatan gusi dan gigi.
(Baca Juga: Moms, Wajib Tahu Tips Cegah Demam Berdarah untuk Bayi Anda)
Menjaga kebersihan mulut, terutama gigi dan gusi, sejak bayi akan membawa keuntungan saat gigi susunya sudah tumbuh secara sempurna. Meskipun gigi susu itu nantinya akan tanggal, tapi kebersihan mulut memengaruhi pertumbuhan gigi permanennya kelak.
Bakteri yang bersarang di gigi atau gusi bila tidak dibersihkan bisa menyebabkan radang gusi, gusi berdarah, dan masalah lainnya. Selain itu, jangan lupa untuk selalu memeriksakan gigi anak ke dokter minimal 6 bulan sekali.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.