DI beberapa negara di dunia, memiliki tato dianggap menjadi tren hingga identitas budaya. Namun, berbeda halnya dengan di Jepang, memiliki tato bisa menjadi suatu masalah besar.
Ya, beberapa suku dan budaya, tato memang menjadi sebuah tanda yang memiliki maksud tertentu. Meski awalnya tato memiliki makna negatif, kini hal tersebut sudah menjadi hal biasa di kalangan masyarakat. Namun, tak demikian yang terjadi di Jepang.
Tato memiliki makna yang berbeda di Jepang. Tato merupakan simbol seorang mafia Jepang yang biasa disebut dengan yakuza, di mana ini menjadi ancaman bagi publik Jepang. Tato yang digambar pada tubuh mereka menunjukkan apa yang telah mereka lakukan terhadap orang lain. Tepatnya pada zaman Edo (1600-1868) dan berlaku pada suku Ainu, pemerintah memutuskan untuk membedakan warga yang melakukan tindakan kriminal menggunakan tato.
BACA JUGA: