Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ternyata, Orang Berjalan Lambat Lebih Mudah Pikun saat Tua Lho

Agregasi Hellosehat.com , Jurnalis-Jum'at, 25 Agustus 2017 |15:58 WIB
Ternyata, Orang Berjalan Lambat Lebih Mudah Pikun saat Tua <i>Lho</i>
Ilustrasi (Foto: Hellosehat)
A
A
A

Berjalan lambat ternyata memiliki kaitan erat dengan penumpukan amyloid di otak, yang merupakan tanda khas demensia dan Alzheimer. Peneliti menduga bahwa tumpukan amyloid ini meracuni area otak yang bertanggung jawab pada fungsi motorik dan gerak tubuh sehingga menyebabkan seseorang berjalan lambat.

Penumpukan amyloid diduga terjadi karena beberapa faktor seperti merokok dan kurang aktivitas fisik. Faktor lain yang diduga berperan adalah adanya riwayat penyakit kardiovaskular dan metabolik. Khususnya pada lansia, pola berjalan yang lambat menunjukkan adanya penurunan fungsi fisiologis tubuh.

Sayangnya, hingga saat ini riset yang ada hanya menilai kaitan antara cara berjalan dengan risiko demensia pada orang dewasa yang mendekati usia lanjut dan yang sudah masuk golongan lansia. Belum ada riset yang dilakukan terhadap partisipan sejak usia muda untuk mengukur risiko demensia saat mereka tua nanti. Demikian ditulis situs Hellosehat.

Baca Juga:

Hindari Induksi, Makan Kurma saat Hamil Tua Bisa Memperlancar Persalinan
Ciri-Ciri Anak Anda Alergi Telur, Begini Solusi Mengatasinya
Menguak Rahasia Tubuh Langsing Jennifer Lawrence
Buang Air Kecil sambil Duduk, Terbukti Gairah Seksual Pria Meningkat

(Tuty Ocktaviany)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement