Untuk memenuhi kecintaan beliau terhadap Kopi Semendo, maka pemerintah Belanda membuat kebun kopi terbaik di daerah Simpang Padang Karet Pagaralam untuk menghasilkan biji kopi yang seluruh hasil panennya dikirim ke dapur istana Sang Ratu di Belanda.
Kopi semendo mempunyai bau yang khas dan harum karena diolah secara tradisional, diambil dari buah yang matang, bijinya dijemur kering, disanggrai hingga masak dan ditumbuk halus oleh masyarakat setempat.
Sekarang, pengolahan kopi semendo bukan hanya dilakukan oleh masyarakat dari daerah Muara Enim atau Basemah saja. Masyarakat di Daerah Palembang dan sekitarnya pun sudah bisa mengolah sendiri kopi ini dengan cara membeli biji kopi yang sudah dikeringkan oleh petani kopi.
Biji kopi yang sudah dikeringkan kemudian akan diolah oleh pedagang untuk dijual di pasar tradisional maupun pasar modern. Tapi sayang untuk mendapatkan kopi semendo asli diluar Muara Enim cukup sulit lantaran banyak pedagang kopi semendo saat mengelola menjadi kopi mencampur biji kopi dengan biji jagung.
Namun, hal tersebut bukanlah penghalang bagi penikmat kopi untuk menikmati kopi semendo yang asli. Sekarang kopi semendo banyak dijual oleh pedagang dari daerah Muara Enim dan Basemah melalui tokoh online dengan harga yang cukup terjangkau jika Anda ingin merasakan nikmatnya menyeruput kopi ini.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.