PENGASUHAN babysitter umumnya tidak memerhatikan pertumbuhan dan perkembangan bayi. Dikhawatirkan anak menjadi pasif dan tidak cukup mendapat stimulasi selama masa tumbuh-kembang.
Jika demikian, anak bisa tertinggal dari bayi seusia mereka. Bagi ibu bekerja tentu sulit membagi waktu untuk anak. Itulah mengapa kini banyak tersedia preschool atau Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk anak di bawah tiga tahun.
Menurut Psikolog Anak, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi., Psikolog, alasan yang sebenarnya banyak orangtua menyekolahkan anak berusia 12 bulan adalah khawatir stimulasi kurang tercukupi di rumah untuk seluruh aspek perkembangannya. Ia membenarkan jika itu terjadi pada anak yang dibesarkan hanya dengan pengasuh.
Baca Juga: Serunya Punya Anak Perempuan, Ibu Bisa Jalin Ikatan Lebih Erat seperti Sahabat
"Misalnya di rumah hanya dengan babysitter dan tinggal di apartemen sementara anak butuh tempat luas bergerak dan stimulasi sosialisasi. Maka dengan bersekolah anak bisa mendapatkan kebutuhan sesuai pertumbuhannya," kata Vera kepada Okezone, Rabu (23/8/2017).
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa ada banyak hal yan diajarkan di sekolah. Terkhusus untuk melatih perkembangan motorik anak.
"Permainan di sekolah yang diajarkan pada anak berusia 12 bulan umumnya berfokus pada perkembangan motorik dan pengasahan ketajaman indera anak. Seperti merasakan menggenggam pasir, mengenal bentuk dari memegang mainan, dan bermain di area terbuka," sambungnya.
Jika saat memasuki sekolah formal seperti SD, anak disyaratkan sudah memiliki beberapa kemampuan, tidak dengan di preschool. Justru yang terjadi adalah sebaliknya.
Baca Juga: Moms Ingat Ya, Pertimbangkan Kondisi Emosional si Kecil saat Perpanjang Waktu ASI
"Kriteria sekolahnya yang perlu diperhatikan oleh orangtua, tidak memberatkan si anak. Di sanakah anak diajarkan berinteraksi, berbagi mainan dengan teman, sampai latihan toilet. Selain itu sekolah menyediakan aktivitas bermain dan memberikan stimulasi yang tepat untuk anak usia 12 bulan," paparnya lebih lanjut.
Psikolog lulusan Universitas Indonesia ini menjelaskan lebih lanjut, bahwa untuk sekolah usia dini waktunya tidak boleh lama-lama. Sebab anak usia 12 tahun masih butuh banyak waktu istirahat. Mereka masih tidur siang dua kali.
Baca Juga: Si Kecil Ingin Ikut-ikutan Sekolah? Usia 12 Bulan Sudah Bisa Belajar Ini Lho Moms
"Jadi waktu sekolahnya tidak boleh lama. Dalam satu hari, cukup satu hingga dua jam saja. Umumnya di mana-mana begitu," tukas Vera.
(Vien Dimyati)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.