"Kursi roda tidak menghalangi aku untuk melakukan apa pun, meski kenyataannya aku memang tidak bisa berjalan menggunakan kaki. Kursi roda justru memotivasi aku untuk melakukan apa pun lebih baik dari orang yang memiliki fisik normal," tutur Rania, sebagaimana dilansir AfricaNews, Jumat (18/8/2017).
Bukan hanya itu, Rania juga menjelaskan bahwa jilbab tidak menjadi penghalang bagi dirinya. Rania memutuskan berhijab setelah lulus kuliah. Ia pun mencoba mewujudkan impiannya dengan masuk dalam industri modeling.
"Setelah menyelesaikan kuliah aku mulai menggunakan hijab. Kemudian aku mulai bertanya mengapa aku tidak bisa masuk ke industri modeling. Ini sangat sulit dan tak ada satu orang pun yang membantuku," kenang Rania.
Namun, dengan kegigihannya dan pantang menyerah menjadi model dengan keunikan tersendiri, Rania pun telah memiliki tim sendiri, termasuk fotografer dan penata rias.
"Alhamdulillah, setelah aku berusaha selama dua setengah tahun, sekarang aku bukan hanya memilki sebuah tim tetapi lebih dar teman yang sangat membantuku, seperti fotografer dan make-up artist," paparnya.