UPACARA peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta Pusat, akan ditutup dengan pagelaran Tari Gandrung. Tarian ini adalah tarian tradisional dari Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Tari Gandrung biasanya ditampilkan pada acara seremonial seperti resepsi pernikahan, khitanan, menyambut musim panen, dan yang lainnya. Tarian ini adalah salah satu bentuk penghargaan untuk menyambut tamu yang datang ke acara seremonial tersebut. Tarian ini juga merupakan perwujudan rasa syukur dari masyarakat setelah musim panen.
Menurut cerita yang beredar, tarian ini mengisahkan bagaimana masyarakat Blambangan terpesona kepada Dewi Sri yang dijuluki sebagai dewi padi karena membawa kesejahteraan untuk masyarakat.
Tarian ini dibawakan secara berpasangan antara perempuan, yang biasa disebut penari gandrung dan laki-laki, yang biasa disebut pemaju atau paju. Awal mulanya, tarian dibawakan oleh laki-laki yang didandani seperti perempuan. Namun sering berjalannya waktu, tarian ini mulai beralih dilakukan oleh perempuan.