Belum lagi, kalangan perokok saat ini tidak hanya dikategorikan pria dewasa. Anak remaja Indonesia juga sudah mencoba untuk menghisap rokok. Selain merugikan orang lain, tentu hal ini dapat mengancam nyawanya sendiri.
(Baca Juga: GAWAT! Ternyata Pakai Masker Tidak Efektif untuk Hindari Asap Rokok)
Peneliti Yayasan Pemerhati Kesehatan Publik (YPKP) Indonesia Dr Amaliya mengatakan, kebiasaan merokok dapat merugikan banyak orang. Para perokok menyadari bila tembakau membahayakan dirinya, tetapi mereka sulit mengawali untuk tidak merokok.
"Berhenti merokok tidak semudah dibayangkan. Banyak cara seperti replacement nikotin terapi, tapi keberhasilannya minim," ujarnya lewat informasi yang diterima Okezone, Kamis 10 Agustus 2017.
Perwakilan Departemen Kesehatan Masyarakat Indonesia Dr Ardini Raksanagara menambahkan, bila ingin berhenti merokok, terapkan keinginan untuk hidup sehat. Ingat pula, bila merokok tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga orang lain.