Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anak Sumringah saat Ganti Topik Pembicaraan, Bisa Jadi Mereka Baru Saja Berbohong!

Vessy Frizona , Jurnalis-Senin, 07 Agustus 2017 |19:35 WIB
Anak Sumringah saat Ganti Topik Pembicaraan, Bisa Jadi Mereka Baru Saja Berbohong!
Pola asuh (Foto: Askopinion)
A
A
A

KETIKA melempar pertanyaan kepada si kecil, Anda merasakan ada sesuatu yang ganjil dan mencurigakan. Lalu muncul pertanyaan, apakah anak baru saja berbohong?

Dalam masa pertumbuhan semua anak bakal melakukan kebohongan. Alasannya beragam, entah untuk melindungi diri hingga ingin dipuji. Sebagai orangtua, Anda tak mengerti mengapa anak berbohong.

Melansir dari Familyshare, Senin (7/8/2017), agar tak muncul keraguan, berikut tanda-tanda mengenali anak yang berbohong.

Baca Juga: Moms, Anak Usia 2 Tahun Sudah Harus Diberi Tanggung Jawab! Yuk Mulai dari Membereskan Mainan

Gerakan aneh

Menurut Mark Bouton, agen FBI yang bekerja lebih dari 30 tahun, ada beberapa gerakan yang terjadi saat seseorang berbohong. Seperti kepala gemetar, tersipu, berkeringat, bibir mengerucut dan sentuhan berulang ke wajah adalah hal yang harus diwaspadai. Tanda-tanda ini sedikit sulit terlihat pada anak, karena anak-anak cenderung banyak gerak, tapi Anda dapat mengetahui jika memperhatikan dengan saksama.

Inkonsistensi

Jika Anda ingin memeriksa ulang apakah cerita yang diceritakan anak memang benar, tanyakan kepada mereka tentang kisahnya beberapa kali dan bandingkan dua versinya. Anak-anak tidak akan bisa mengulangi kebohongan yang sama dan ketidakkonsistenan, mereka akan memberi jawaban.

Baca Juga: Moms, Hindari Baby Talk saat si Kecil Belum Jelas Bicara Ya!

Mengganti topik

Tanda lain yang menunjukkan anak baru saja mengatakan sebuah kebohongan adalah reaksi mereka saat Anda mengubah topik pembicaraan. Maklum, begitu Anda menjauh dari topik yang mereka bohongi, anak akan merasa lega.

Perubahan nada

Menurut Psychology Today, perubahan pitch menandakan sebuah kebohongan. Sebagian besar waktu, anak-anak akan berbicara dengan nada yang lebih tinggi atau lebih rendah daripada suara normal mereka saat memberi tahu sebuah sinyal kebohongan.

Baca Juga: Moms, Berikan si Kecil Buku Bacaan Sesuai Usianya, untuk 1 Tahun Pilih yang Banyak Gambar

Kontak mata

Menghindari kontak mata adalah salah satu isyarat non-verbal pertama yang akan memberi sedikit tanda dari sisi pembohong. Anak yang lebih kecil cenderung menghindari semua kontak mata sambil tidak mengatakan yang sebenarnya, sementara anak yang lebih tua (sambil berkonsentrasi untuk bersikap seolah-olah semuanya normal) dapat menahan kontak mata yang luar biasa lama.

Berubah kecepatan berkedip

Sebuah studi tentang perilaku non-verbal menemukan bahwa pendusta berkedip lebih jarang daripada biasanya saat berbohong, dan kemudian mempercepatnya. Namun, penelitian lain menunjukkan, pendusta biasanya berkedip lebih lama saat berbohong. Maka, jeli lah melihat mereka berkedip.

Baca Juga: Kesulitan Interaksi dengan si Kecil? Cukup Mainkan Ekspresi Wajah dan Bicara Sederhana

Mode defensif

Anak tahu mereka melakukan sesuatu yang salah saat berbohong, jadi biasanya mereka akan bersikap defensif. Jika Anda mengajukan pertanyaan sederhana tentang apakah dia berbohong, anak mungkin akan bereaksi berlebihan.

Naluri orang tua

Secara keseluruhan, alat terbaik untuk mencari tahu apakah anak berbohong adalah naluri keibuan Anda sendiri atau ayah. Anda tahu anak Anda lebih baik dari siapa pun, jadi jika naluri orangtua mengatakan bahwa ada sesuatu yang tidak beres, mereka mungkin berbohong.

(Vien Dimyati)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement