Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mahasiswa IPB Ciptakan Celana Dalam Khusus, Perempuan Jadi Tak Perlu Pakai Pembalut saat Menstruasi

Mahasiswa IPB Ciptakan Celana Dalam Khusus, Perempuan Jadi Tak Perlu Pakai Pembalut saat Menstruasi
Ilustrasi (Foto: Boldsky)
A
A
A

Mahasiswi Program Diploma Institut Pertanian Bogor, Zahiroh Maulida, Diane Friska, Laela Mustikasari dan Siti Habibah kini berhasil menciptakan celana "antipembalut" yang bisa mengatasi permasalahan "datang bulan" tanpa mengkhawatirkan limbahnya akan mencemari lingkungan.

Celana dalam "antipembalut" bisa digunakan wanita saat menstruasi dan menggantikan pembalut sekali pakai yang tidak ramah lingkungan. Jangan takut basah ataupun tembus karena, celana dalam "antipembalut" ini sudah dilengkapi dengan bagian penyerap yang dapat digunakan wanita saat menstruasi.

Iritasi yang terjadi di daerah kewanitaan pada saat menstruasi bisa mengakibatkan timbulnya penyakit terutama kanker serviks. Kondisi dimana pembalut sekali pakai dapat mengakibatkan munculnya kanker serviks, dapat terjadi tidak lain karena kualitas kebersihan dan juga bahan baku pembuatan dari pembalut tersebut yang berkualitas sangat buruk. Pembalut dengan kualitas buruk ini memiliki banyak bakteri yang dapat menimbulkan penyakit. Pembalut berkualitas baik biasanya berisi kapas murni.

Dapat dibayangkan apa yang akan terjadi apabila bakteri tersebut dengan mudah masuk ke bagian daerah kewanitaan ketika menggunakan pembalut. Karena itu, hal inilah yang dapat mengakibatkan terjadinya kemungkinan besar seorang wanita mengalami kanker serviks karena pembalut sekali pakai.

Bahan celana dalam "antipembalut" terbuat terbuat dari bahan-bahan kain yaitu celana dalam berbahan dasar kain "microfleece", "microfiber", "waterproof breathable" dan kain serat bambu yang nyaman dipakai serta memiliki struktur yang halus sehingga tidak menimbulkan iritasi. Wanita dapat mempertimbangkan penggunaan celana dalam "antipembalut" ciptaan mahasiswi IPB ini.

Selain dari menimbulkan penyakit kanker serviks pembalut sekali pakai juga menimbulkan pencemaran lingkungan akibat limbah plastik ampas pembalut sekali pakai. Banyak pencemaran terjadi di sekitar pinggiran sungai akibat ampas pembalut sekali pakai. Karena berbahan plastik tanah yang ada di pinggir sungai tidak mampu mengurai sampah. Kalaupun mampu prosesnya akan memakan waktu yang lama.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement