Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ingin Saksikan Tari Perang Sambil Nikmati Udang Selingkuh? Datanglah ke Lembah Baliem Agustus Ini!

Utami Evi Riyani , Jurnalis-Minggu, 30 Juli 2017 |18:16 WIB
Ingin Saksikan Tari Perang Sambil Nikmati Udang Selingkuh? Datanglah ke Lembah Baliem Agustus Ini!
Lembah Baliem Papua (Foto: Instagram/Fabiantoary)
A
A
A

KOTA Wamena menyimpan begitu banyak keindahan alam, budaya, serta kulinernya. Ibu kota Kabupaten Jayawijaya ini pun selalu mempromosikannya kepada wisatawan dalam dan luar negeri.

Jika ingin mengeksplor kekayaan alam dan budaya Wamena, datanglah ke Lembah Baliem pada 8-11 Agustus 2017. Karena selama 4 hari itu, Anda akan dipuaskan dengan berbagai macam festival yang terangkum dalam Festival Budaya Lembah Baliem.

Tahun ini, ada 40 distrik di Kabupaten Jayawijaya yang turut berpartisipasi dalam festival yang akan digelar ke-28 kalinya tahun ini. Dalam festival ini, beragam sajian dari masyarakat yang akan disuguhkan adalah tari tradisional hingga tari perang yang dilakukan oleh sekira 3000 peserta, tradisi bakar batu, memainkan alat musik pikon, karapan babi, melempar sege (tombak tradisional masyarakat Papua), pameran kerajinan tradisional, hingga lomba fotografi.

“Kegiatan yang biasa kami lakukan adalah perang-perangan, bagaimana kami orang Baliem punya budaya (tari) perang. Ada tarian tradisional, karapan babi, ada sulaman tradisional untuk warisan budaya nasional,” jelas Bupati Jayawijaya John Wempi Wetipo dalam konferensi pers Festival Budaya Lembah Baliem 2017 di Jakarta Pusat, Jumat 28 Juli 2017.

John menjelaskan, festival tertua di tanah Papua ini digelar untuk mempertahankan budaya dan mewariskannya kepada anak-cucu kelak. Festival kali ini mengambil tema “Art of Dance and War” yang diangkat dari cerita kehidupan masyarakat lokal kuno yang dahulu sering bertikai.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement