Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Eliminasi Hepatitis dari Asia Tenggara di 2030, Apa Upaya WHO?

Dewi Kania , Jurnalis-Jum'at, 28 Juli 2017 |19:02 WIB
Eliminasi Hepatitis dari Asia Tenggara di 2030, Apa Upaya WHO?
Ilustrasi (Foto: Financialexpress)
A
A
A

- Ada pula kebutuhan cakupan luas imunisasi hepatitis B pada bayi baru lahir. Dosisnya disesuaikan, dengan pemberian 2-3 dosis dalam 6 bulan pertama.

- Pencegahan stigma juga harus dilakukan. Seharusnya sesama masyarakat harus peduli dan mendukung kesembuhan pasien hepatitis. Mereka jangan dijauhi agar tak merasa tersinggung.

Adapun stigma dari banyak faktor, mulai ejekan ringan, pasien hepatitis tidak mendapatkan pekerjaan layak, serta masalah lainnya. Hal ini tidak seharusnya diterima pasien, karena mereka masih dapat beraktivitas, meski mengidap suatu penyakit.

“WHO Asia Tenggara berkomitmen menyelasaikan tantangan eliminasi hepatitis. Karena bila tidak, masyarakat akan terancam dengan penyakit hepatitis tahun 2030 mendatang,” simpulnya.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement