PENYAKIT hepatitis menjadi masalah besar di Asia Tenggara. Termasuk Indonesia, masih kesulitan untuk mencegah penularan dan eliminasi penyakit tersebut.
Berdasarkan data WHO, setiap tahun sekira 410.000 orang terjangkit hepatitis dan meninggal dunia. Penularannya disebarkan lewat virus atau kasus perlemakan hati.
Perlu Anda tahu, hepatitis juga menyebabkan kanker hati dan sirosis. Angka kesakitan dan kematiannya pun jumlahnya bertambah. (Baca Juga: Usai Cerai dari Brad Pitt, Angelina Jolie Menderita Kelumpuhan Wajah)
Direktur Regional WHO Asia Tenggara Dr Poonam Khetrapal Singh mengatakan, 1 dari 10 orang menderita hepatitis. Tapi mereka tak menyadari, sehingga hal ini menjadi beban yang besar.
“Banyak orang belum tahu adanya ketersediaan pengobatan yang efektif dan upaya pencegahan. Ada upaya pemberian vaksin hepatitis B dan menjaga kebersihan,” ujar Dr Poonam lewat siaran pers yang diterima Okezone, Jumat (28/7/2017).