Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penyebab Anak Jadi Pem-bully, Kekerasan di Rumah hingga Kurang Perhatian Orangtua

Dewi Kania , Jurnalis-Senin, 24 Juli 2017 |17:43 WIB
Penyebab Anak Jadi Pem-<i>bully</i>, Kekerasan di Rumah hingga Kurang Perhatian Orangtua
Ilustrasi (Foto: Pinterest)
A
A
A

"Kalau anak di rumah sering sekali dengar bahasa kasar saat bicara bisa jadi ditiru anak saat mengobrol dengan teman-temannya di sekolah. Karena kekerasan tidak hanya fisik, tapi juga verbal," tutur Ajeng saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Senin (24/7/2017).

Anak-anak sangat mudah mencontoh hal apapun yang ditemuinya. Apalagi semua kegiatan yang dilakukan orangtua.

Terkadang, didikan keras yang dilakukan orangtua tanpa disadari dapat mengecewakan anak. Hal ini harus dihindari agar anak tetap nyaman melakukan segala hal.

"Mungkin ada orangtua yang suka membandingkan anaknya dengan orang lain atau sesama anggota keluarganya. Anak itu bisa kecewa dan melakukan hal yang tidak baik di lingkungan luar rumah," tambahnya.

Tidak membentuk karakter baik sejak kecil

Pendidikan karakter anak harus diajarkan sejak balita. Karena pada usia tersebut anak sudah dapat meniru apapun yang ditemui di lingkungannya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement