Diceritakan, pertemuan pertama Daeng Ngampa dengan Diana terjadi di rumah mempelai perempuan. Daeng Ngampa ternyata berteman akrab dengan ayah Diana yang memiliki usaha alat pertanian.
Daeng Ngampa menjelaskan, awalnya tidak ada percikan api cinta. Semuanya biasa-biasa saja. Namun, setelah kunjungannya yang kesekian kali, perasaannya berubah. Daeng Ngampa jatuh hati pada gadis yang baru "mletek" itu.
"Suguhan kopi Diana saat saya berkunjung ke rumahnya jadi seperti pemersatu kita berdua," katanya pada awak media. Dia melanjutkan, karena itu juga, saat dirinya mengajukan pertunangan, Diana pun langsung mengiyakan. Daeng Ngampa menegaskan, ya, karena mereka berdua saling suka. Makanya langsung setuju!
Daeng Ngampa dan Diana/Foto: Ist
Daeng Ngampa sendiri duda ditinggal meninggal istrinya. Di usianya yang senja, dia pun tak menampik membutuhkan pendamping hidup. Diana, yang terbilang "masih bau kencur" pun menjadi pilihannya. Menjadikannya istri yang siap bersama-sama mengarungi kehidupan.