Menariknya, mereka yang memiliki lebih banyak spindel events cenderung memiliki 'kecerdasan lancar' yang lebih besar - kemampuan untuk memecahkan masalah baru, menggunakan logika dalam situasi baru, dan mengidentifikasi pola - adalah hal-hal yang dimiliki Einstein.
"Hal-hal itu sepertinya tidak terkait dengan jenis kecerdasan lainnya, seperti kemampuan untuk menghafal fakta dan angka-angka, jadi ini sangat spesifik pada keterampilan penalaran," kata Fogel. Hubungan ini sesuai dengan penghinaan Einstein terhadap pendidikan formal dan nasihatnya untuk "jangan pernah menghafal apa saja yang bisa Anda cari."
Walaupun lebih sering Anda tidur, lebih banyak spindle events yang akan Anda dapatkan, ini tidak berarti sebagai bukti bahwa tidur lebih banyak adalah bermanfaat.
Apakah beberapa orang yang memiliki spindle events karena mereka pintar atau mereka pintar karena mereka memiliki lebih banyak spindle events? Masih belum ada jawaban, tetapi sebuah studi baru-baru ini menunjukkan tidur pada malam hari pada wanita dan tidur siang pada pria dapat meningkatkan cara berpikir dan keterampilan memecahkan masalah.
Secara krusial, pendorong kecerdasan berhubungan dengan adanya spindle events yang hanya terjadi saat tidur pada malam hari pada wanita dan siang hari pada pria.
Belum diketahui mengapa spindle events dapat membantu, tetapi Fogel berpikir ini mungkin berhubungan dengan daerah yang aktif.
"Kami menemukan bahwa daerah yang sama yang menghasilkan gelombang yaitu talamus dan korteks (bagian permukaan otak), daerah ini mendorong kemampuan untuk menyelesaikan masalah dan menggunakan logika pada situasi baru," katanya.
Untungnya bagi Einstein, dia juga tidur siang secara teratur. Konon berdasarkan sebuah cerita, untuk memastikan Einstein tidak tidur siang berlama-lama, dia bersandar di kursi berlengannya dengan sebuah sendok di tangan dan piring besi berada tepat di bawahnya.