SATU tempat yang tidak boleh dilewatkan jika bertandang ke Yunani adalah ke Kuil Poseidon (Temple of Poseidon). Tak hanya posisi kuilnya yang “megah”, perjalanan menuju ke sana juga penuh santapan keindahan.
Dalam peta, posisinya ada di sebelah selatan Kota Athena. Karena berbeda kawasan, Athena dan Sounion (atau Sounio) punya atmosfer yang sangat jauh berbeda. Athena, sebagai ibu kota Yunani, adalah layaknya sebuah kota modern. Sebagian tampak cantik dengan bangunan-bangunan khas Eropa.
Sebagian lainnya tampak kumuh, jalannya penuh coretan vandalisme, hasil pergulatan melewati krisis ekonomi yang masih berjalan hingga saat ini. Sementara itu, Sounion ibarat kawasan tempat warga Athena melepas lelah dari keriuhan ibu kota. Mirip seperti orang Jakarta yang lari ke Puncak atau pinggiran Yogya untuk bersantai.
Sounion bisa dibilang mewakili keindahan pinggiran Eropa. Tempatnya tenang dengan sedikit rumah dan hotel. Destinasi ini juga dilintasi deretan pantai cantik. Di antaranya Glyfada, Vouliagmeni, dan Varkiza. Jika dipadukan, pemandangannya kira-kira akan seperti ini: di bagian paling bawah ada deretan pantai indah yang sambung-menyambung sepanjang jalan, lalu di bagian atasnya adalah tebing-tebing dan bukit tempat berdirinya deretan rumah minimalis, nyaris semuanya bercat putih.
Pemandangan ini lantas akan bergantiganti lanskap, sesuai bentuk jalan. Bisa selurus pandangan mata, bisa juga dalam bentuk lengkungan indah yang sangat epik jika direkam oleh kamera. Nah, keindahan seperti inilah yang bisa disaksikan saat dalam perjalanan menuju Kuil Poseidon.