Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perhatikan Deh, 3 Makanan Tradisional Ini Tak Pernah Absen di Pesta Pernikahan

Devi Setya Lestari , Jurnalis-Rabu, 05 Juli 2017 |14:35 WIB
Perhatikan <i>Deh</i>, 3 Makanan Tradisional Ini Tak Pernah Absen di Pesta Pernikahan
roti buaya di pesta pernikahan (Foto:Google)
A
A
A

Dodol atau jenang

Bagi masyarakat Indonesia, dodol termasuk makanan yang populer. Demikian juga saat ada yang menggelar pesta pernikahan. Bukan hanya sekedar makanan suguhan untuk tamu, dodol atau jenang juga memiliki simbol khusus. Menghadirkan dodol atau jenang berarti menandakan ungkapan rasa syukur pemilik hajat kepada Sang Pencipta.

 


Roti buaya

Bagi masyarakat Betawi, pesta pernikahan akan terasa kurang lengkap tanpa hadirnya buaya. Bukan buaya sungguhan melainkan roti buaya yang bentuk dan ukurannya persis buaya. Roti buaya memiliki arti khusus bagi masyarakat Betawi. Mempelai pria yang membawakan roti buaya menjadi lambang kemapanan, saling percaya dan kesetiaan dalam sebuah hubungan perkawinan. Hingga saat ini, tradisi membawa roti buaya masih terjaga kelestariannya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement