HANYA bermodal palu dan alat pahat, Made Byasa mengukirkan goresan-goresan hingga terbentuk menjadi rumah bawah tanah yang unik di Bali. Pembuatannya pun menghabiskan waktu sekira 15 tahun.
Kini keunikan bangunan rumah bawah tanah yang disebut Gala-Gala menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Terletak di Nusa Lembongan, Bali rumah ini hanya memiliki beberapa pintu dan jendela yang dipahat di dindingnya. Meskipun kecil, ternyata gua ini dulunya merupakan tempat bertapa Made Byasa.
Dari data yang telah dihimpun Okezone, Made Byasa dikenal sebagai seorang penari, petani, dan seorang yang sangat mendalami dunia pewayangan dari ajaran Hindu.
Misalnya saja cerita Mahabharata yang mengisahkan sebuah keluarga Pandawa lari ke hutan karena kalah judi dengan Kurawa. Kemudian mereka bersembunyi di sebuah gua buatan yang dinamai gala-gala.
Menurut penduduk sekitar, kisah ini menginspirasi Made Byasa untuk membuat sebuah gua dengan bentuk terowongan bawah tanah. Selama kurang lebih 15 tahun ia membuat Rumah Bawah Tanah Gala-Gala yang dibuat hanya menggunakan palu dan alat pahat.
Wisatawan yang masuk ke dalam, akan melihat lorong bercabang yang dijadikan sebagai pintu masuk. Dari sana, wisatawan bisa melihat keadaan tempat pertapaan di maha gua buatan tersebut layaknya rumah, karena ada meja, dan kursi dapur.
Begitu unik, kala Made Byasa masih hidup, rumahnya pun sering dijadikan tempat menginap wisatawan asing. Hadirnya Gala-Gala ini menambah keunikan budaya di Provinsi yang dipimpin I Made Mangku Pastika dan I Ketut Sudikerta.
(Fiddy Anggriawan )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.