Soal kelebihan bolu ketan hitamnya, diakui ibu empat anak ini, pemilihan bahan yang berkualitas adalah kunci utama. Ai mengatakan, ia pantang menggunakan tepung beras ketan hitam kemasan. Melainkan masih menggilingnya sendiri di kampung halaman. Karena di sana masih banyak tempat penggilingan, jadi tidak sulit untuk menggiling beras ketan hitam tersebut.
"Pernah saya coba pakai yang tepung kemasan, jadi, tapi waktu dicicipi adik saya, ia bilang kok rasanya beda seperti yang biasa, tidak segar dan tidak kenyal. Padahal saya sengaja tidak bilang kalau saya pakai yang kemasan, karena memang pengen tahu," beber perempuan berparas cantik ini.
Karenanya, hingga kini ia masih konsisten menggunakan tepung beras ketan hitam yang digiling sendiri. Ai pun mengaku tidak berminat pindah ke Jakarta agar usahanya semakin berkembang, meski tawaran cukup banyak. "Saya takut enggak bisa nemuin tempat penggilingan padi," lirihnya.
Meski terbilang berbahan sederhana, membuat bolu ketan hitam diakui Ai juga memiliki tingkat kesulitan sendiri. Kesulitan itu adalah menentukan panas oven dan juga pemilihan beras ketan itu sendiri. Apalagi, hingga kini jenis oven yang digunakan adalah yang masih manual, mengira-ngira apakah suhunya sudah panas atau belum. Karena tingkat panas oven sangat menentukan cita rasa bolu ketan kemudian.