Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

WALK & WOK: Mudik Sudah Sampai Indramayu? Buka Puasa dengan 3 Kuliner Enak Ini Yuk

Devi Setya Lestari , Jurnalis-Rabu, 21 Juni 2017 |17:03 WIB
WALK & WOK: Mudik Sudah Sampai Indramayu? Buka Puasa dengan 3 Kuliner Enak Ini <i>Yuk</i>
Pedesan entog khas Indramayu (Foto:Instagram/Didotsembilanbenua)
A
A
A

ANDA yang mudik melalui jalur Pantura pasti melintasi Indramayu untuk sampau ke Jawa Tengah atau Jawa Timur. Manfaatkan momen tahunan ini, ada baiknya sambil mencicipi kuliner khas Indramayu.

Ya, kota di Jawa Barat ini memang terkenal dengan buah mangganya tapi ternyata banyak juga kuliner Indramayu yang wajib dicicipi lho.

Pindang Gombyang Manyung

 


Masakan yang satu ini bisa jadi menu makan malam spesial saat melintasi Indramayu. Pindang gombyang manyung adalah satu menu makanan khas Indramayu yang cukup terkenal. Masakan ini persis gulai namun menggunakan ikan sebagai bahan bakunya. Ikan yang digunakan adalah ikan manyung. Diolah menggunakan berbagai bumbu serta rempah membuat pindang gombyang manyung ini memiliki rasa yang maknyus. Menyantap menu ini biasanya pengunjung disertai dengan seporsi nasi dan lalapan.

Nasi lengko

A post shared by =AtrunA= (@adetruna) on


Di Indramayu, menu yang satu ini dikenal dengan sebutan sega lengko atau nasi lengko. Makanan ini biasanya dijadikan menu sarapan masyarakat Indramayu. Seporsi nasi lengko berisi campuran sayuran seperti mentimun, tauge dan kucai. Campuran nasi dan sayuran ini kemudian disiram dengan bumbu kacang yang mirip seperti bumbu rujak atau bumbu pecel. Sebagai pelangkap, nasi lengko disajikan bersama taburan bawang goreng, sedikit kecap dan kerupuk.

Jika Jakarta punya gado-gado dan Bandung punya lotek, maka Indramayu punya rumbah. Makanan yang berbahan baku sayuran yang sudah direbus ini disajikan dengan siraman bumbu kacang. Yang membuat rumbah berbeda adalah campuran sayuran yang disiram bumbu kacang ini diberi sambal asam dan juga campuran air petis sehingga membuat rasanya lebih gurih dan segar.

Pedesan Entog

 


Jika Anda melintas di jalur Pantura Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, tak ada salahnya mampir untuk mencicipi kuliner yang satu ini. Ya pedesan entog, sesuai namanya makanan ini terbuat dari daging bebek entog yang berkuah ekstra pedas.

Pedesan entog ini memang terasa sangat pedas. Maklum, cabai dan merica yang digunakan cukup banyak sehingga menciptakan sensasi pedas ketika dikonsumsi. Uniknya, rasa pedas bukan hanya dirasakan di lidah, tapi juga bisa menghangatkan tubuh. Warung Pedesan Entog yang sudah berdiri sejak puluhan tahun silam ini, sangat terkenal dan selalu kebanjiran pelanggan. Tak heran jika setiap harinya warung ini memiliki omzet mencapai Rp5 juta.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement