MASJID terapung Ar Rahmah yang berada di pantai Laut Merah dan di sepanjang Jalan Cornish, Jeddah, memiliki daya tarik yang berbeda dengan masjid lainnya. Jika kebanyakan masjid menarik karena mewah dan megah, Masjid Ar Rahmah tidak hanya mewah dan megah tapi mengapung di Laut Merah.
Masjid Ar Rahmah sebelumnya selalu disebut dengan nama Fatimah, tapi karena banyak pengunjung yang menyebutnya dengan nama Masjid Fatimah Az Zahra, yang merupakan nama dari putri Rasulullah SAW. Maka, Pemerintah Arab Saudi mengubah nama masjid menjadi Ar Rahmah untuk menghindari kesalahpahaman.
Masjid terapung tersebut bernuansa putih dengan kubah berwarna biru seperti warna air laut yang ada di sekelilingnya. Dengan didampingi hanya satu menara, masjid ini terlihat sederhana namun elegan.
Jamaah haji dan umroh yang berasal dari Indonesia sangat menyukai mengunjungi masjid ini. Padahal yang istimewa dari masjid hanyalah letaknya yang ada di tepi Laut Merah dan sama sekali tidak masuk dalam proses Haji dan Umroh, dikutip dari Worldfortravel.
Gaya dari arsitektur masjid menggunakan perpaduan antara modern dan Islam, dengan ruangan salat yang luas dan langit-langit yang indah, lengkap dengan lampu besar yang tergantung di tengah-tengah. Tulisan-tulisan kaligrafi menghiasi sekeliling dinding ruang salat dengan indahnya.
Senja di Masjid Ar Rahma adalah saat-saat yang tidak boleh dilewatkan, selain waktu salat. Saat malam hari, Masjid Arrahman disinari lampu berwarna kuning sehingga membuat tampilan masjid semakin lebih cantik.
(Fiddy Anggriawan )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.