TIAP tahun, sebuah desa di Jepang yang terletak di utara Provinsi Aomori, menciptakan lukisan tiga dimensi seukuran lapangan sepak bola yang terbuat dari tanaman padi warna warni.
Dari atas permukaan tanah, lukisan itu tidak begitu terlihat. Dan pemandangan seperti ini banyak dijumpai di pedesaan Jepang, yaitu tumbuhan padi menghampar di sawah nan luas dengan batang-batang lembut kehijauan, bergoyang membentuk gelombang dan membentang luas di cakrawala. Tipikal pedesaan pada umumnya, begitulah, sehingga tidak ada yang aneh.
Namun demikian ketika saya naik ke tempat lebih tinggi dan memandang lebih lama lagi, akan muncul sesuatu.
Jika sebelumnya terlihat hanya berupa gabungan warna hijau pucat dan coklat kemerahan, maka dia perlahan berubah menjadi sosok Godzilla yang siap bertarung dalam bentuk lukisan raksasa sehingga kamera saku saya tak mampu membingkainya.
Terlihat amat mengesankan, sehingga monster itu seolah-olah bakal bangkit dan loncat dari lahan luas dan menghancurkan rumah-rumah penduduk, barangkali seraya menyantap orang-orang malang dengan deretan gigi tajamnya.
Karya seni menakjubkan inilah yang menyihir ratusan ribu orang berduyun-duyun ke Desa Inakadate, di Provinsi Aomori, di wilayah utara Jepang, untuk menikmatinya.
Tanbo Art alias "Rice Paddy Art" terdiri ribuan tunas padi yang ditanam secara padu sehingga melahirkan lukisan tiga dimensi seukuran lapangan sepak bola. Karya imajinatif ini dimulai pada 1992, ketika walikota saat itu memerintahkan stafnya memikirkan cara yang dapat menyedot wisatawan datang ke desa itu.