Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tips Meniti Karir sebagai Desainer Busana di Usia Belia

Pradita Ananda , Jurnalis-Minggu, 21 Mei 2017 |13:01 WIB
Tips Meniti Karir sebagai Desainer Busana di Usia Belia
Karya Andreas Lim di Bali Fashion Tren (Foto:Kiki/Okezone)
A
A
A

MASIH berusia muda dan berada di lingkungan yang didominasi oleh para senior , tentunya bukanlah menjadi halangan untuk berkarya.

Inilah yang ditunjukkan oleh Andreas Lim. Pria yang baru berusia 21 tahun ini, adalah salah satu sosok desainer paling muda yang berhasil menampilkan karya-karya rancangan terbarunya dalam pentas sekaliber Bali Fashion Trend 2018.

 

Masih 21 tahun dan berstatus sebagai pemain baru di dunia industri mode Tanah Air, namun sudah bisa dibilang cukup sukses meniti karir sebagai desainer muda. Apa rahasia dari Andreas Lim?

"Saya berusaha untuk selalu berkreasi dengan ide-ide original, yang menarik untuk disajikan dan bisa menjadi ciri khas, dan tidak berhenti belajar tentunya," ungkap Andreas saat dijumpai Okezone, Sabtu, 20 Mei 5 2017 di kawasan Seminyak, Bali.

 

Untuk para calon desainer-desainer muda, yang sekarang masih belajar di sekolah-sekolah mode. Andreas yang baru saja menggelar pagelaran busana bertajuk "The Painter-Peindre" dengan menampilkan koleksi adi-busana abad ke-19 dominasi motif abstrak di pentas Bali Fashion Trend 2018, 19 Mei 2017 kemarin ini, memiliki pesan tersendiri.

"Untuk para calon desainer-desainer muda yang sekarang masih menempuh pendidikan di sekolah mode. Pesan saya sih, kita tetap harus percaya diri, timba pengalaman terus dan banyak-banyaklah menyerap ilmu dari para desainer senior. Saya sekarang juga masih harus terus belajar kok," tandasnya sembari tersenyum ramah.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement