SEBAGIAN orangtua menggunakan pola asuh yang tegas untuk anak-anaknya. Tetapi terkadang mereka bertindak tegas dengan marah-marah.
Wajar jika Anda marah kepada anak ketika dia sudah bertingkah keterlaluan. Namun jika situasi kemarahan terjadi terus-menerus, ini bisa memberikan dampak serius pada perkembangan anak. Dilansir dari Oureverydaylife, Senin (8/5/2017), inilah beberapa dampak negatif dari orangtua yang suka marah-marah pada anak:
Membantah
Alih-alih mendengarkan Anda dan menurut, anak yang terlalu sering dimarahi justru berpotensi menjadi anak yang suka membantah. Anak-anak mengamati bagaimana orangtua mereka mengatasi rasa frustasi dan mencerminkan perilaku mereka saat berada di bawah tekanan. Bahkan ketika Anda membentaknya, dia bisa tumbuh menjadi anak yang agresif dan menantang Anda.
Ketakutan dan kecemasan