Selain menyerang otak, permainan skip challenge juga dapat mematikan sel saraf. Jadilah anak menderita gejala seperti stroke, yakni tubuhnya tak dapat bergerak setelah bermain.
Anak bisa kejang
Bahaya permainan ini juga dapat membuat anak kejang. Itu terjadi karena gangguan saraf, yang dikenal dengan istilahnya dikenal dengan ensefalopati hipoksik.
Saluran pernapasan terhambat
Belum lagi kejadian lainnya, di sela bermain anak harus tahan napas selama beberapa detik. Risikonya tak lain memicu masalah henti napas. Karena oksigen dapat terhambat dan mengganggu fungsi paru-paru.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.