DEMAM berdarah disebarkan melalui gigitan nyamuk betina (aedes aedypti). Nyamuk dapat terinfeksi ketika mereka mengambil darah dari orang yang terinfeksi virus. Sekira satu minggu, nyamuk dapat menularkan virus dengan menggigit orang sehat.
Nyamuk bisa terbang hingga 400 meter dan mencari wadah berisi air untuk bertelur. Namun, biasanya wadah tersebut tetap tinggal di dekat manusia. Nyamuk demam berdarah menggigit pada pagi hari dan senja menjelang malam.
Umumnya, nyamuk demam berdarah dapat bertelur di wadah berisi air di dalam rumah, termasuk di botol yang sudah lama tidak digunakan dan berisi air, kontainer, limbah yang dibuang, dan lainnya.
Telur menetas ketika mereka mengalami kontak langsung dengan air. Telur dapat bertahan di kondisi yang kering hingga berbulan-bulan. Meski tubuhnya kecil. nyamuk betina mampu menghasilkan puluhan telur hingga lima kali selama hidup mereka.
Sementara, nyamuk dewasa, biasanya beristirahat di dalam ruang gelap. Misalnya, di lemari, tempat tidur, belakang tirai. Tempat-tempat tersebut dapat melindungi dirinya dari angin, hujan, dan predator.
Bila ada masih ada pertanyaan, apakah demam berdarah bisa menular? Demam berdarah tidak menular secara langsung dari orang ke orang. Namun, seseorang yang terinfeksi dan menderita demam berdarah dapat menginfeksi nyamuk lainnya.
Bahkan, nyamuk ini telah berkembang menjadi penggigit intermiten dan lebih memilih untuk menggigit lebih dari satu orang selama periode menyusui. Demikian dilansir dari laman World Health Organisation, Senin (27/2/2017).
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.