Gredoan merupakan tradisi masyarakat untuk mencari jodoh terutama di wilayah Kecamatan Kabat dan Kecamatan Rogojampi. Gredo ini artinya menggoda, dan hanya berlaku untuk mereka yang belum memiliki pasangan atau gadis, perjaka, duda atau janda.
Tradisi ini diadakan bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Biasanya diselenggarakan pada malam hari sebelum selamatan di masjid di keesokan paginya.
Kawin Lari" di Lampung
Istilah kawin lari mungkin lebih populer dikenal masyarakat luar kampung. Namun, istilah tersebut sebenarnya diambil dari adat Sebambangan atau dalam bahasa Lampungnya, Rasan Sanak. Ini dilakukan atas kehendak kedua muda-mudi (muli-meghanai) yang ingin dinikahkan dengan cara berlarian (sebambangan) untuk menemui ketua adat.
Pertemuan tersebut dimaksudkan agar ada penyelesaian melalui perundingan damai antara pasangan dan orangtua. Perbuatan mereka ini disebut “mulei ngelakai”, sementara jika hanya gadis yang lari atas kehendak sendiri maka disebut “cakak lakai/ nakat”. Beberapa daerah seperti Kabupaten Lampung Utara, Lampung Timur, Lampung Tengah, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Way Kanan tercatat masih melakukan tradisi ini.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.