KETIKA melihat anak laki-laki lebih memilih kemeja pink, menyukai gaun, atau senang mamakai kutek, sebaginya orangtua jangan berpura-pura tidak khawatir. Di dalam hati kecil, orangtua mungkin mempertanyakan identitas seksual anak.
Jika ada pembahasan soal isu-isu gender Anda perlu berhati-hati. Namun, jika menyangkut anak sendiri, orangtua harus tegas. Sebab, kebanyakan orang saat ini menganggap persoalan gender adalah urusan pribadi masing-masing. Maka inilah tindakan yang harus diambil orangtua ketika melihat anak laki-laki bersikap gemulai, seperti dilansir Megmeekermd, Selasa (7/2/2017).
Jangan membenarkan
Jangan sekali-kali membenarkan jika anak laki-laki Anda merasa seksualitas mereka berada di tubuh yang salah. Jangan anggap sepele masalah ini dan tegaslah katakan kalau anak Anda adalah laki-laki. Apabila anak mendapat penghinaan karena bersikap feminin, jangan ikut menghinanya.
Konsultasi ke ahli
Penting bagi orangtua mendatangi psikolog dan psikiater untuk membantu anak. bantuan pribadi dari psikolog berpengalaman dan psikiater yang dapat membantu mereka mengetahui kebingungan yang dialami anak laki-laki Anda.
Melindungi
Mungkin anak-anak akan mendapat hinaan dari lingkungan sosial atau mereka tidak menerima kehadiran anak Anda. Maka, di sinilah peran orangtua. Lindungi anak dari kejahatan bully yang dialami. Support sistem keluarga penting untuk mendorong anak percaya diri.
(Vien Dimyati)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.