BANYAK peninggalan gedung tua dari zaman penjajahan Belanda masih tertinggal di Jakarta. Beberapa di antaranya bahkan menjadi tempat bersangkar para "hantu".
Misalnya saja Gedung Kementrian Keuangan yang berada di Kawasan Budi Utomo, Jakarta Pusat. Bangunan tua begitu terasa dari pintu masuk, dengan kehadiran ruangan balai yang begitu besar dan megah. Di tahun 1848 ruangan ini dijadikan kantor Mahkamah Agung, karena di area belakang merupakan tempat Jenderal Daendels bekerja.
Semakin dalam menelusuri Gedung Kementeran Keuangan ini, traveller akan takjub dengan kemewahan dan kemegahan gedung bak sebuah istana besar. Pilar-pilar tinggi berwarna putih serta jendela besar menghiasi gedung dan memberikan momen cantik untuk diabadikan.
Di bagian tengah antara Gedung Pembendaharaan dan ruang pertemuan terdapat sebuah gedung yang dinamakan Gedung A.A Maramis I. Di sini lah suasana Belanda seolah hadir karena adanya prasasti yang tertempel di pintu masuk bertuliskan nama Daendels bercampur bahasa Belanda.
Pintunya begitu besar, dan memiliki desain seperti peninggalan sejarah di Museum Kebaharian. Di mana pintu berbentuk setengah bundar, dan teralis besar-besar dipajang di sana. Gedung ini masih terbengkalai dan tidak terurus.