DEMI mendapatkan kembali hak cipta sebuah produk makanan, salah satu produsen makanan asal Australia rela merogoh kocek sebesar Rp4,5 triliun.
Vegemite atau lebih dikenal dengan sebutan vegie merupakan makanan khas Australia berbentuk pasta atau olesan roti berwarna cokelat. Makanan ini terbuat dari ekstrak yeast yang didapatkan dari sisa pengolahan bir.
Jika dianalogikan, rasa makanan ini hampir mirip dengan durian yang ada di Indonesia. Di mana sebagian besar penduduk asli Australia begitu mencintainya, namun ada pula yang menganggap makanan tersebut memiliki rasa yang aneh, mereka adalah para pendatang atau wisatawan yang baru pertama kali mencicipi makanan tersebut.
Kembali berbicara tentang hak cipta vegemite, pada 2008 lalu, makanan bercita rasa asin dan pahit itu telah dibeli secara resmi oleh sebuah perusahaan makanan asal Amerika Serikat, Mondelez. Perpindahan hak cipta ini sempat mendapat kritikan tajam dari masyarakat Australia.
Bagaimana tidak? Berdasarkan laporan The New York Times, dalam kurun waktu satu tahun, penduduk asli Australia bisa mengonsumsi lebih dari 22 juta toples vegemite.
Melihat hal tersebut, salah satu perusahaan asal Australia, Bega Cheese, memutuskan untuk membeli kembali vegemite dengan nilai yang sangat fantastis yakni, Rp4,5 triliun.
Dilansir dari The Daily Meal, Senin (23/1/2017), pihak Bega Cheese mengungkapkan bahwa mereka tidak akan mengubah status halal makanan tersebut, mengingat banyak sekali penduduk Muslim yang juga menyukai vegemite.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.