Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Seberapa Penting Oksigen Portabel saat Mendaki Gunung?

Erika Kurnia , Jurnalis-Senin, 16 Januari 2017 |18:30 WIB
Seberapa Penting Oksigen Portabel saat Mendaki Gunung?
Oksigen Portabel di Gunung (foto: TuGo)
A
A
A

Istilah untuk kondisi kekurangan suplai oksigen pada jaringan atau organ tubuh tersebut adalah yang paling rentan terjadi di ketinggian. Jumlah oksigen yang menipis bisa membuat tubuh pusing, sesak napas, pandangan kabur, lesu, pucat, dan lain-lain. Dalam hal ini, pemberian oksigen sangat dibutuhkan.

Jika tidak ditangani segera, pendaki bisa mengalami Accute Mountain Sickness (AMS) atau penyakit gunung karena penurunan kadar oksigen dan HACE (High Altitude Cerebral Edema) Penyakit kelebihan cairan di otak, akibat kekurangan oksigen.

Kurangnya aklimatisasi

Aklimatisasi atau lemahnya tubuh melakukan penyesuaian dengan ketinggian atau pergerakan mencapai ketinggian yang terlalu cepat dapat menyebabkan munculnya gejala kekurangan oksigen dan akibat fatal.

Sebaiknya, jangan lanjutkan pendakian dan permudah sirkulasi oksigen dengan melepas penutup wajah, melonggarkan pakaian, beristirahat di tempat yang lebih rendah, serta bernapas dengan bantuan oksigen tambahan.

(Fiddy Anggriawan )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement