Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kebiasaan Duduk Menyilang Bisa Menyebabkan Varises?

Maria Amanda Inkiriwang , Jurnalis-Selasa, 10 Januari 2017 |08:11 WIB
Kebiasaan Duduk Menyilang Bisa Menyebabkan Varises?
Kaki menyilang (Foto: Foxnews)
A
A
A

DUDUK terlalu lama memang tidak menyehatkan. Selain bisa meningkatkan risiko penyakit kronis, duduk terlalu lama juga meningkatkan risiko diabetes, kanker, dan penyakit kardiovaskular. Namun, apakah duduk menyilangkan kaki bisa menambah masalah?

Naresh C Rao, dokter pengobatan osteopati, memaparkan mitos soal duduk menyilangkan kaki dapat menimbulkan varises. Menurutnya, sampai saat ini ia belum pernah mengetahui adanya penelitian soal menyilangkan kaki berkaitan dengan varises

"Varises muncul secara turun temurun dan bisa terjadi karena usia atau obesitas," kata dr Rao.

Ia menambahkan, ada hubungan antara lama duduk dan peningkatan tekanan darah di antara orang-orang yang sudah menderita hipertensi.

"Tapi duduk bersila tidak mengarah pada pengembangan hipertensi," lanjutnya.

Menurut dr Rao, menyilangkan kaki bukanlah posisi ergonomis yang baik untuk pinggul. Lutut atas menempatkan tekanan pada lutut di bawahnya, sedangkan pinggul diputar dan dibiarkan dalam keadaan tegang. Posisi ini memberikan sedikit torsi dan menyebabkan nyeri pada punggung.

"(Duduk dengan posisi menyilang) Anda mungkin merasakan dua tipe sakit punggung, bukan satu," ujarnya.

Kesehatan lutut berhubungan dengan kekuatan inti dan fungsi pinggul. Terkadang, posisi sejajar dalam jangka panjang memang membuat lutut terasa nyeri. Dr Rao menyampaikan, justru posisi duduk menyilang dan membungkuk membuat nyeri lutut kian memburuk, Demikian dikutip dari Foxnews, Selasa (10/1/2017).

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement