Setelah Raden Anggalarang dengan Patih Kidang Pananjung berhasil mendirikan kerajaan, Raden Anggalarang akhirnya menikah dengan Dewi Rengganis. Karena kecantikan Dewi Rengganis akhirnya para Bajo atau bajak laut dari daerah Nusakambangan ingin merebut Dewi Rengganis meskipun istri Raja.
“Karakteristik dan sipat Bajo sangat jahat, tidak berprikemanusiaan, para Bajo selalu ingin menguasai hasil bumi masyarakat baik hasil bumi dari daratan atau hasil bumi dari laut,” tambahnya.
Dengan berbagai cara dan upaya akhirnya para Bajo berkali-kali ingin menculik Dewi Rengganis hingga akhirnya Raden Anggalarang dibunuh oleh para Bajo. Setelah Raden Anggalarang tewas upaya Bajo untuk menculik Dewi Reangganis tetap tidak berhasil, lantaran selalu dilindungi oleh Patih Kidang Pananjung.
“Saat Dewi Rengganis dikejar oleh para Bajo, Dewi Rengganis bersembunyi ke taman sari atau keputren yang merupakan salah satu taman Kerajaan Galuh Tanduran,” papar Masruroh.
Di lokasi taman sari tersebut terdapat gua yang mengalir air, namun dengan kesaktian yang dimiliki Dewi Rengganis bisa tembus ke dalam gua meski pun sepanjang lokasi gua itu merupakan sungai.