SELAMA bertahun-tahun junk food telah mengganti posisi makanan sehat. Pasta, pizza, burger menjadi sangat populer terutama di kalangan anak-anak.
Berbagai penelitian medis menemukan, pizza mengandung sejumlah besar lemak, karbohidrat, dan kalori. Kandungan tersebut berdampak negatif pada laju metabolisme dalam jangka panjang. Konsumsi pizza juga sering dikaitkan dengan risiko obesitas, penyakit jantung, diabetes, serta gangguan kesehatan lainnya.
Oleh karenanya, ketahuilah beberapa dampak negatif kesehatan ketika terlalu banyak makan pizza. dikutip dari Mostinside, Kamis (5/1/2017).
Kenaikan berat badan
Salah satu implikasi konsumsi pizza adalah kenaikan berat badan. Junk food seperti pizza menjadi penyebab signifikan kenaikan berat badan pada semua kelompok umur. Diperkirakan, pizza memiliki sekira 3500 kalori lebih dan menyebabkan peningkatan berat badan sebesar 0,5 kg.
Peningkatan risiko stroke
Sodium sangat penting untuk menjaga keseimbangan cairan yang normal dalam tubuh. Sementara itu, pizza memiliki kelimpahan kandungan natrium. Studi menunjukkan, mengonsumsi lebih dari 500 mg natrium dapat meningkatkan 17 persen risiko stroke. Pizza memiliki kelimpahan natrium dan bila dikonsumsi lebih dari dua kali selama seminggu, seseorang bisa mengalami peningkatan risko sakit jantung sebelum usia 40 tahun.