Jadi, dengan kata lain, mengonsumsi segelas jus buah sudah dapat menyebabkan lonjakan gula darah. Ini bukan hal yang baik, karena menjaga kadar gula darah adalah kunci untuk kesehatan hormonal dan keseimbangan terkait dengan pembakaran lemak.
Selain itu, mengonsumsi buah dalam bentuk jus juga menjadi malapetaka bagi gula darah, sehingga cenderung menambah lemak tubuh. Apalagi jika jus buah yang dikonsumsi membuat Anda mendapatkan lebih banyak kalori.
Hal ini sangat merugikan mereka yang memiliki sensitivitas insulin. Karena, kondisi ini dapat meningkatkan risiko mengembangkan diabetes jika mereka minum jus buah yang tinggi fruktosa secara teratur.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.