(foto: annisa/okezone)
"Usia penenun itu dari 35-40 tahun ke atas. Memang nilai ekonomisnya ada tetapi kalau tidak dilihat, untuk apa? Untuk itulah peran pemerintah sangat penting. Misalnya, dengan menambah muatan lokal di sekolah-sekolah Ende agar timbul rasa cinta terhadap tenun. Kemudian, bagi para Pegawai Negeri Sipil bisa sering mengenakan baju dari tenun Ende. Serta membuat kebijakan terkait tenun printing yang mulai bermunculan di kota-kota Ende," tambahnya.
Selain itu, agar lebih dikenal oleh masyarakat Indonesia, Komunitas Peduli Wastra Indonesia menggelar pameran Pesona Kain dan Budaya Ende di Museum Tekstil, Tanah Abang, Jakarta, mulai 14-20 Desember 2016.
(Silvia Junaidi)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.