Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Inspirasi Unik Dekorasi Ruang dari Ranting Pohon

Vessy Frizona , Jurnalis-Jum'at, 09 Desember 2016 |07:14 WIB
Inspirasi Unik Dekorasi Ruang dari Ranting Pohon
Dekorasi dengan ranting pohon (Foto: Thedomesticheart)
A
A
A

RANTING-RANTING pohon yang sudah patah mungkin akan dianggap merusak pemandangan jalan. Kalau tidak disapu oleh pembersih jalan, mungkin akan dibakar bersamaan dengan sampah.

Akan tetapi, sangat dangkal rasanya bila terlalu cepat mengganggap ranting pohon tak berguna. Sebab, patahan-patahan ranting pohon dapat dijadikan benda cantik sebagai dekorasi rumah.

Tak percaya? Beberapa foto yang diunggah akun Instagram meng-upload foto pajangan rumah dari ranting pohon. Berikut ini tiga di antaranya.

Wall art


Seni dinding berbentuk hati ini dibuat dari ranting pohon. Patahannya diukur agar bisa membentuk hati. Guna menyambung patahan-patahan tersebut, digunakan tali. Kemudian, untuk membuat rantinga-ranting ini hidup, maka dicat berwana-warni. Bagaimana, mudah bukan?

Candle holder


Siapa sangka ranting pohon bisa dijadikan pajangan rumah tangga yang memberi efek romantis. Bahan-Bahan untuk membuat tempat lilin ini sangat murah. Yaitu, gelas bening, lilin, dan ranting pohon kering. Tinggal di di masukan ke dalam gelas dan tengahnya diisi lilin, jadilah candle holder berefek romantis.

Vas bunga


Perhatikan isi vas bunga di meja makan ini? Ya, isinya adalah potongan-potongan ranting pohon. Cara membuatnya sangat mudah, hanya butuh keberanian saja untuk menggunakan tumbuhan yang berserakan di jalan untuk hiasan meja makan. Anda hanya perlu menyediakan vas bunga besar dan punga plastik untuk menjadi wadah ranting dan hiasan di ranting.

(Vien Dimyati)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement