Advertisement
Advertisement

Efek Gas Air Mata yang Harus Diwaspadai Massa Aksi Damai 212

Helmi Ade Saputra , Jurnalis-Jum'at, 02 Desember 2016 |11:25 WIB
Efek Gas Air Mata yang Harus Diwaspadai Massa Aksi Damai 212
Aksi damai 212 perlu mewaspadai efek gas air mata (Foto: Arif Julianto/Okezone)
A
A
A

MESKI digadang-gadang sebagai aksi super damai 212, tak ada salahnya para massa tetap mewaspadai efek gas air mata. Terlebih jika berkaca pada aksi damai 4 November lalu.

Meski semua berharap tidak ada bentrok, tak ada salahnya massa aksi super damai 212 mewaspadai efek gas air mata. Efek jangka pendek dari gas air mata adalah iritasi mata dan saluran pernapasan.

Efek iritasi dari gas air mata terhadap mata dan saluran pernapasan berlangsung cepat, sekira 10 sampai 30 detik. Efek akan menghilang antara 15 sampai 30 menit setelah terpapar.

Gejala pertama jika terkena gas air mata adalah sensasi terbakar dan iritasi mata. Hal ini disertai dengan blepharospasm atau penutupan paksa kelopak mata, lalu mata berair. Selain itu, efek konjungtivitas juga dapat terjadi.

Efek dari kondisi tersebut dapat bertahan sampai 30 menit atau lebih setelah selesai terkena paparan gas air mata. Selain itu, fotofobia, kepekaan ekstrem terhadap cahaya sering terjadi dan dapat bertahan selama satu jam, dibarengi dengan mata merah dan bengkak di sekitar mata.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement