Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ternyata Ini Maksud Orangtua Suka Mengatur Karier Anak

Vessy Frizona , Jurnalis-Senin, 28 November 2016 |16:00 WIB
Ternyata Ini Maksud Orangtua Suka Mengatur Karier Anak
Pola asuh (Foto: Popsugar)
A
A
A

MEMANG sulit diterima anak ketika orangtua masih ikut campur menentukan kariernya setelah mereka selesai kuliah. Padahal, anak menganggap itu adalah langkah awal mereka mengambil keputusan untuk masa depannya sendiri.

Beberapa anak mungkin akan emosi dan tidak menerima ketika dipaksa orangtua mengikuti kehendak berkarier yang diinginkan ayah atau ibu. Tetapi, motivator karier, Vivid Fitri Argarini menganggap, arahan orangtua mungkin ada benarnya dan beralasan.

“Orangtua mungkin memiliki chanel atau link dengan beberapa perusahaan yang mereka pikir dapat memudahkan anak dalam berkarier ke depannya. Orangtua tahu bahwa perusahaan tersebut membutuhkan tenaga kerja baru, di mana saat lulus, anak belum mendapat pekerjaan, maka tak ada salahnya jika mengambil kesempatan tersebut,” kata vivid kepada Okezone, belum lama ini.

Selain itu, sambungnya, orangtua berpikir ada saudara atau mantan bos yang mereka kenal baik dapat memberi kemudahan anak untuk lulus seleksi. Orangtua juga sudah tahu bagaimana jaminan kesejahteraan di perusahaan itu.

“Tapi sebaiknya, orangtua membesarkan anak menentukan kariernya. Karena, anak sudah dewasa dan biarkan dia tumbuh secara alami melewati berbagai tahapan untuk mendapat kerja. Seperti wawancara, psikotes, tes kesehatan, tes bidang, dan lain sebagainya. Enam bulan menganggur itu masih normal kok,” tandas wanita lulusan University of Wisconsin, Whitewater ini.

(Vien Dimyati)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement