MENELUSURI sejarah perjuangan para pahlawan melalui bangunan-bangunan bekas penjajahan Belanda dulu, memang memberikan rasa haru, karena berkat jasa mereka, Indonesia bisa merdeka.
Tilik saja bangunan yang berlokasi di Jalan Pintu Air besar Utara nomer 3, Jakarta Pusat, yakni Museum Bank Indonesia. Bangunan dengan gaya arsitektur Belanda ini memang patut dijadikan sebagai salah satu bentuk perjuangan para pahlawan kala berperang di Batavia.
" Gedung Bank Indonesia ini menjadi saksi perjuangan kemerdekaan Indonesia saat masa kolonial," jelas Agus Martowardojo sebagai Gubenur Bank Indonesia dalam sambutan acara ''Boeng Ayo Boeng'', di Museum Bank Indonesia, Kamis (10/11/2016).
Sebelum dijadikan museum, gedung putih ini digunakan sebagai Rumah Sakit Belanda. Lalu, di tahun 1928, gedung ini diambil ahli sebagai pusat penyimpanan uang dengan nama De Javasche Bank.
" Setelah itu, tahun 1953 setelah kemerdekaan RI, dibuatlah Bank Central Indonesia, dan di sini menjadi pusat kerja Bank Indonesia," jelasnya.
Melihat pentingnya gedung Bank Indonesia, kemudian di tahun 1962 pusat Bank Indonesia dipindahkan sehingga gedung menjadi kosong. Lalu, 2006 baru diresmikan menjadi Museum Bank Indonesia.
Dan kini, setelah mengalami pemugaran, koleksi dan kemasan di dalam museum sudah modern dan ditunjang banyak teknologi. Di sinilah, masyarakat bisa belajar perkembangan uang dari jaman penjajahan Portugis hingga setelah kemerdekaan Republik Indonesia.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.