Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

TOP TRAVEL: Pintu Tembus Peluru "Saksi Bisu" Kematian Jenderal Ahmad Yani

Tentry Yudvi , Jurnalis-Kamis, 10 November 2016 |20:37 WIB
TOP TRAVEL: Pintu Tembus Peluru
Lukisan Jenderal Ahmad Yani (foto: Tentry/Okezone)
A
A
A

Setelah cekcok cukup panjang dan adanya pemukulan yang diberikan ke pasukan. Ahmad Yani kemudian berjalan ke ruangan sembilan.

Di sini ada sebuah pintu yang berwarna putih yang menjadi pembatas antara ruang tamu belakang dan ruang tengah. Dari sanalah, tujuh tembakan diarahakan ke tubuh Jendral Ahmad Yani, hingga kini bahkan bekas peluru yang tembus di pintu bisa terlihat dengan jelas.

“Tujuh peluru itu ditembakan dari jarak tiga meter kemudian, dua pelurunya mengenai tubuh Jenderal Ahmad Yani,“ jelasnya.

Kemudian, tubuh Jenderal Ahmad Yani yang saat itu sudah meninggal, jatuh tepat di samping mini barnya. Dan, di sana pun dibuat memorandum untuk mengingatkan kejadian. Sementara lima peluru lainnya melesat ke lemari, dan lukisan.

Sungguh mengerikan jika datang ke museum ini, karena di sana Anda akan melihat rekonstruksi dan bisa membayangkan saat itu pasukan PKI langsung memboyong tubuh Jenderal Ahmad Yani dengan lumuran darah kemudian langsung dimasukan ke Lubang Buaya bersama tokoh-tokoh pahlawan revolusi lainnya.

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement