GIGITAN ular beracun kerap dikaitkan dengan kematian. Tak sedikit pula orang yang merasa takut dan bersikap waspada pada ular yang tidak beracun sekalipun. Namun, di balik perawakannya yang menakutkan, salah satu jenis hewan ini bisa menjadi penyelamat kesehatan manusia.
Sebuah penelitian mengungkapkan, salah satu jenis bisa ular langka di Asia bermanfaat sebagai obat penghilang rasa sakit. Penelitian tersebut menyebutkan, ular langka ini berasal dari Asia Tenggara. Bahkan, bisa ular itu bekerja lebih baik dibandingkan opium.
Menurut Associate Profesor Bryan Fry dari Universitas Queensland Sekolah fakultas Ilmu Biologi mengungkapkan, racun dari ular karang biru (blue coral snake) bisa menjadi salah satu jenis pengobatan untuk mengatasi nyeri pada pasien kanker, robek otot, dan migrain.
"Penelitian ini memakan waktu 15 tahun dan akhirnya terbukti setelah kami berhasil mempelajari jenis ular, salah satunya di dataran tinggi Cameron, Malaysia," ujar Fry.
Mereka menemukan ular karang biru dengan warna biru strip, serta corak warna merah nyala pada bagian kepala dan ekor. Spesies ular yang satu ini paling mencolok dibandingkan ular lain. Diketahui, spesies ular karang biru ini dapat ditemukan di Thailand, Malaysia, Singapura, dan Indonesia.
Total penelitian ini dilakukan selama 20 tahun terakhir. Rencananya ia bersama timnya akan membuat toksin buatan, sebelum mengubahnya menjadi obat yang dikomersialkan. Demikian dikutip dari laman Zeenews, Rabu (2/11/2016).
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.