Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Saat Anak Jadi Nakal, Salah Siapa?

Johan Sompotan , Jurnalis-Selasa, 25 Oktober 2016 |17:44 WIB
Saat Anak Jadi Nakal, Salah Siapa?
Pola asuh (Foto: Thestar)
A
A
A

Redamlah emosi sebagai orangtua

Hal yang satu ini memang tak pernah dipikirkan oleh orangtua. Banyak orangtua yang memilih untuk meluapkan emosi dan amarah untuk mendidik anak. Padahal, walaupun perilaku anak dirasakan sangat menyebalkan, sebenarnya bukan itu yang menyebabkan kemarahan orangtua. Terkadang malah penyebabnya adalah kondisi kelelahan dalam bekerja dan kurang istirahat.

“Cara mengatasi masalah berasal dari apa yang sudah dipelajari dalam kehidupan. Ketika masih kanak-kanak, orangtua mungkin saja bersikap sama ketika melakukan sesuatu yang pada akhirnya marah. Tanpa disadari ini sudah melukai psikologi anak,” jelas Psikolog Anak dan Remaja, Vera Itabiliana.

Orangtua dan anak memiliki hubungan yang unik di mana keduanya bisa saling memicu kemarahan bahkan untuk hal yang sangat sepele. Tak jarang kita sebagai orang dewasa suka bertindak irasional kalau sudah menghadapi anak. Anak sering berperilaku menyebalkan dan seolah menguji kesabaran orangtua karena mereka memang masih anak-anak yang tentu memiliki pola pikir dan kematangan yang jauh berbeda dengan orang dewasa.

“Fenomena ini dikenal sebagai “ghosts in the nursery” yaitu anak membangkitkan perasaan kemarahan yang terpendam dari masa kanak-kanak kita, dan membuat kita secara tidak sadar berespons sedemikian rupa untuk ‘melawan’ kemarahan,” ungkapnya.

Menurutnya, cara terbaik yang dilakukan orangtua bukanlah dengan meluapkan emosi, namun harus menggunakan kedewasaan untuk mengendalikan ekspresi kemarahan kepada anak dan meminimalisasi dampak negatifnya.

“Orangtua harus memahami hal ini, di mana jika anak kerap mengalami kekerasan ini akan menunjukkan perilaku negatif di kemudian hari sebagai dampak dari kekerasan yang pernah dialaminya. Bila anak menjadi tidak takut pada kemarahan Anda, itu merupakan indikasi bahwa anak sudah terlalu sering melihatnya dan sudah membangun usaha pertahanan diri untuk melawannya, pahamkan ini,” tegasnya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement