Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

HARI POLIO SEDUNIA: Perbedaan Gejala Polio Lumpuh dan Tidak Lumpuh

Dewi Kania , Jurnalis-Senin, 24 Oktober 2016 |18:05 WIB
HARI POLIO SEDUNIA: Perbedaan Gejala Polio Lumpuh dan Tidak Lumpuh
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'adudin Djamal berikan vaksin polio pada Maret 2016 (Foto: Antara)
A
A
A

PENYAKIT polio ternyata ada yang mengakibtakan pasiennya lumpuh layu dan tidak. Bagaimana membedakannya?

Dikutip Boldsky, Senin (24/10/2016), setelah virus polio memasuki tubuh manusia, akan menginfeksi sel-sel usus dan tenggorokan. Karena virus dapat menyebar di sepanjang jalur saraf tertentu, yang menghancurkan neuron motor dengan sumsum tulang belakang, batang otak dan motor cortex. Akibatnya, orang yang terpapar virus polio menjadi lumpuh secara bertahap.

Adapun gejalanya tidak banyak orang memahaminya. Sebagian besar korban polio tidak menderita sakit parah. Bahkan, sebagain korban polio juga tidak menderita kelumpuhan. Ini disebut dengan kasus polio non-paralitik.

Mereka akan mengalami gejala demam, sakit tenggorokan, muntah, kelelahan, sakit punggung dan leher, kekakuan lengan dan kaki, hingga mengarah pada meningitis atau infeksi selaput otak.

Sementara itu, kasus polio paralitik atau lumpuh disebabkan oleh masuknya virus memasuki neuron motorik dan menghancurkan sel-sel di tulang belakang, batang otak, korteks motorik, dan lainnya. Gejalanya lebih serius seperti kehilangan otot fleksi, nyeri otot dan kejang.

Pasien akan menjalani terapi fisik kuntuk mengatasi kasus paru-paru yang identik dialami pasien polio. Daripada mengobati, sebaiknya Anda mencegah penyakit itu.

Vaksin polio menjadi salah satu vaksin wajib yang didapatkan bayi. Bayi mendapatkan vaksin polio sekira empat kali sejak baru lahir.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement