PENYEBAB nyeri tulang rusuk bermacam-macam, mulai dari cedera hingga penyakit jantung. Baca selengkapnya di sini, sebagaimana penjelasan dari dr. Dina Kusumawardhani.
Tulang rusuk merupakan tulang-tulang panjang melengkung yang membentuk rongga dada. Tulang rusuk ini berfungsi untuk melindungi dada dan organ-organ vital di dalamnya, seperti paru-paru dan jantung.
Nyeri pada tulang rusuk bisa bersifat tajam atau tumpul. Sering kali masalahnya bukan pada tulang rusuk, namun pada jaringan lunak sekitarnya seperti otot. Pada kasus ringan, dapat disebabkan oleh batuk, peregangan otot yang berlebihan, dan perubahan posisi tubuh yang tiba-tiba. Tapi, nyeri tulang rusuk juga bisa berbahaya dan merupakan ciri dari penyakit tertentu.
Beberapa penyebab lainnya dari nyeri tulang rusuk, di antaranya:
• Patah tulang rusuk
• Cedera dada
• Spasme otot
• Osteoporosis
• Peradangan, contohnya kostokondritis
• Penyakit pada paru, seperti pleuritis, bronkitis, tuberkulosis, penyakit paru obstruktif kronik, dan kanker paru
• Penyakit jantung, seperti serangan jantung atau penyakit jantung koroner
Saat mengunjungi dokter, jelaskan dengan detil pola nyeri, intensitas, letak nyeri, hal yang memperburuk atau mengurangi rasa nyeri, dan gejala lain yang Anda rasakan. Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang bila diperlukan, seperti laboratorium, sinar-X, MRI, atau bone scan (bila dicurigai ada kanker paru). Penanganan nyeri tergantung dari penyebabnya.
Perawatan unit gawat darurat diperlukan jika terdapat riwayat cedera disertai luka/lecet pada dada, nyeri terasa hebat. Apalagi jika Anda juga marasakan keluhan sesak napas, demam, perubahan warna kulit atau bibir, pusing, dan perubahan kesadaran.
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.