Kentang yang sudah tua memiliki ciri kulit yang keriput, kendur dan teksturnya yang menjadi lebih lembek. Hal ini bisa jadi indikator jika kualitas kentang sudah memburuk dan tidak layak konsumsi. Cara paling baik adalah membuang kentang, daripada harus menahan sakit perut usai menyantapnya.
Tanda kentang busuk
Kentang memiliki aroma yang segar dan aroma tepung jika dalam keadaan segar. Namun jika kentang sudah memusuk maka aromanya akan menjadi rusak dan kurang sedap. Tidak hanya aroma, rasa kentang juga akan menjadi pahit dan kulitnya mulai tumbuh jamur. Jika kentang membusuk hanya di bagian tertentu, cobalah potong bagian yang busuk dan membuangnya. Tapi jika bagian busuknya sudah melingkupi semua bagian maka sebaiknya Anda membuangnya.
Kentang yang bertunas
Kentang termasuk bahan pangan jenis umbi-umbian yang berkembang biak dengan cara bertunas. Jika kentang mulai bertunas maka lekaslah membuangnya karena tunas kentang akan menjadi racun ketika dimakan. Tunas mulai timbul jika ada beberapa tanda sebelumnya, misalnya muncul bintik-bintik hitam di sekitar permukaan kulit dan adanya memar kehjauan.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.