Sejak awal bergabung menjadi peserta JFC, anak-anak tersebut melakukan sejumlah pelatihan. Termasuk tentang pengenalan mengenai karnaval itu sendiri.
Para peserta yang terlibat tak hanya dari anak-anak. Tetapi, juga orang dewasa dan pelajar. Mereka mendapatkan pengajaran mengenai desain, kostum, hingga cara berjalan ala model di atas runway. Seluruh pendaftaran peserta ini tidak dipungut biaya sepeser pun.
Selama lima belas tahun penyelenggaraan, peserta JFC masih berasal dari Indonesia. Namun, tak hanya berasal dari Jember, melainkan dari beberapa daerah lain di Indonesia. Umumnya, mereka akan melakukan pengenalan atau workshop selama enam bulan lamanya.
"Melalui pelatihan tersebut semoga para peserta bisa menanamkan rasa percaya diri dan rasa bangga yang tertanam dalam diri mereka ketika mengikuti JFC," tutup pengajar sekolah mode Esmod tersebut.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.