Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anak Berbohong? Jangan Disebut Nakal!

Afiza Nurmuseriah , Jurnalis-Senin, 15 Agustus 2016 |08:00 WIB
Anak Berbohong? Jangan Disebut Nakal!
Pola asuh (Foto: Rd)
A
A
A

ANDA memiliki anak balita yang sudah mulai berbohong? Sering kali para orangtua entah sadar atau tidak, mengecap bahwa anaknya adalah anak yang nakal karena hal ini. Jangan melakukan ini pada anak. Mereka cenderung berbohong karena bisa jadi mereka sudah memiliki imajinasi yang berjalan seperti nyata. Berikut ini lima alasan lain mengapa anak berbohong yang diulas singkat dari TimesofIndia, Senin (15/8/2016).

Tidak tahu kebenaran dan kebohongan

Anak melakukan kebohongan mungkin tidak tahu perbedaan antara mengatakan kebenaran dan berbohong. Hal ini tidak berbahaya, tapi orangtua tetap harus memonitor terutama menjelang usia masuk sekolah.

Bertemu dengan lingkungan baru

Setelah anak duduk di bangku sekolah, ia terpapar lingkungan baru dan bertemu banyak teman baru. Anak-anak berbohong untuk menyembunyikan hal-hal yang mereka pikir salah. Si kecil melakukannya karena mereka takut konsekuensi saat ketahuan bersalah.

Cari perhatian

Perilaku berbohong juga sering dikaitkan dalam rangka mencari perhatian di antara anak-anak yang merasa diabaikan. Memberikan perhatian, kasih sayang, dan mengatakan bahwa Anda memercayai mereka akan membantu si kecil menyingkirkan kebiasaan ini.

Merasa tidak aman

Berbohong juga disebabkan karena si kecil merasa rendah diri dan tidak aman dengan lingkungannya.

(Vien Dimyati)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement