Untuk desainer dan desain-desain lokal, menurut seorang Fenny Mustafa bagaimana posisi Indonesia di taraf internasional?
Saya suka traveling sambil traveling itu saya liat muslim lokalnya, bagaimana busana muslimnya, seperti Malaysia dasarnya cuma baju kurung dan memakai scarf, kalau Indonesia kini beragam ya sekarang baik warna atau modelnya. Desainernya juga banyak. Kalau zaman ShafCo lahir itu baru ada dua. Saya pernah memprovokasi pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai kiblat fesyen dunia dan akhirnya sekarang, ini dijadikan program pemerintah Indonesia, bahwa 2020 Indonesia menjadi kiblat fesyen muslim di dunia.
Ke depannya apa impian ShafCo?
Sederhana saja, ingin buka lapangan kerja sebesar-besarnya karena banyak pengangguran, tapi enggak semudah itu butuh mitra, untuk itu kita menggandeng sekiranya 50 mitra untuk Zoya dan bisa ditambah lagi. Karyawan saya sendiri ada sekira 2000-an.
Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-71, apa makna kemerdekaan untuk seorang Fenny Mustafa? Apakah ada pesan untuk pemuda dan pemudi Indonesia?
Jika zaman dulu seseorang yang disebut pahlawan adalah yang aktif di medan perang, sekarang, menurut saya pemuda atau semua bangsa Indonesia harus berkontribusi untuk pertumbuhan, kesejahteraan, keindahan, kebersihan, sehingga Indonesia bisa maju dan jangan merusak alam.
Jadikanlah sumber daya alam sebagai modal untuk maju, sekarang ini negara kita perlu banget pahlawan yang tak perlu dikenal. Jadi lakukanlah apa yang bisa dilakukan dari diri sendiri, lalu sayangi orangtua jangan sampai kita kurang hormat atau kurang sayang. Menurut saya bukan budaya kita untuk membuang orangtua, kita harus hormat. Indonesia perlu pahlawan kekinian, namun tak perlu disebutkan jasanya.
(Vien Dimyati)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.